Sering Krisis Air Bersih, Boyman Harun Desak Pemda KKU Segera Bentuk PDAM

2 Min Read

Pewarta: Irvan/ Redaksi: Rizal

KAYONG UTARA, [RADARKALBAR] – Persoalan air bersih di Kabupaten Kayong Utara mendapat sorotan Anggota DPR RI Boyman Harun. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Kayong Utara segera membentuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar pembangunan jaringan air bersih dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Boyman menyebut, keberadaan PDAM menjadi salah satu prasyarat agar anggaran dari APBN dapat diarahkan untuk pembangunan infrastruktur air bersih di Kayong Utara.

“Solusi Kayong harus membangun perda dibuatnya PDAM. Karena kalau APBN mau bantu harus ada PDAM-nya,” kata Boyman saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Pendopo Bupati Kayong Utara, Minggu (30/8/2026).

Menurut Boyman, dirinya telah membicarakan persoalan tersebut secara langsung dengan Bupati Kayong Utara. Ia bahkan menyatakan siap memperjuangkan anggaran pembangunan saluran air bersih dari pemerintah pusat.

Namun, dukungan anggaran tersebut disebutnya bergantung pada kesiapan pemerintah daerah membentuk PDAM.

“Saya sudah bicara ke bupati, saya akan masukkan anggaran saluran air bersih dengan catatan sudah ada PDAM-nya. Karena kalau tidak ada PDAM-nya, APBN belum bisa masuk,” ujarnya.

Boyman menegaskan kembali komitmennya untuk mengupayakan anggaran tersebut. Ia meminta pemerintah daerah terlebih dahulu menyelesaikan aspek regulasi dan kelembagaan pengelolaan air bersih.

“Saya sudah janjikan, saya akan masukkan anggaran,” tegasnya.

Dorongan tersebut menjadi penting di tengah persoalan ketersediaan air bersih yang masih dihadapi masyarakat Kayong Utara. Pembentukan PDAM kini menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah jika ingin membuka akses dukungan anggaran pusat untuk pengembangan layanan air bersih.

Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Exit mobile version