Internet Gangguan di Kayong Utara, Omzet Coffee Shop Terpukul di Tengah Kabut Asap Karhutla

Administrator
3 Min Read

Pewarta/Redaksi: Rizal komarudin

KAYONG UTARA, [RADARKALBAR] – Gangguan jaringan internet yang melanda Kabupaten Kayong Utara sejak Sabtu sore hingga Minggu (30/8/2026) siang mulai berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat.

Selain menghambat komunikasi warga di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gangguan jaringan juga mulai memukul sektor usaha, termasuk bisnis coffee shop.

Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah pelaku usaha yang aktivitas bisnisnya sangat bergantung pada koneksi internet. Salah satunya Irvan, pemilik coffee shop di Kayong Utara.

Menurut Irvan, sebagian besar pelanggan coffee shop miliknya datang dengan kebutuhan internet, baik untuk bekerja maupun bermain game. Ketika jaringan mengalami gangguan, aktivitas pelanggan ikut terganggu dan berimbas langsung terhadap kenyamanan mereka.

“Terkait sinyal internet yang mengalami gangguan, ini benar-benar berdampak pada bisnis kami, yaitu di coffee shop. Terutama karena pelanggan-pelanggan kami itu orang-orang yang biasanya menggunakan internet untuk kerja dan untuk main game,” kata Irvan.

Gangguan Internet Tekan Omzet Coffee Shop

Irvan mengatakan, gangguan jaringan terjadi di tengah situasi yang sudah cukup berat akibat kabut asap karhutla. Kondisi tersebut membuat persoalan yang dihadapi pelaku usaha semakin kompleks.

Menurutnya, ketika pelanggan tidak bisa mendapatkan akses internet yang memadai, daya tarik coffee shop sebagai tempat bekerja, bersantai, maupun bermain game ikut menurun. Dampaknya, omzet usaha pun mengalami penurunan.

“Ini benar-benar sangat berdampak pada omzet kami yang terus menurun. Apalagi sekarang karhutla, jadi semakin banyak sekali persoalan yang kami hadapi,” ujarnya.

Bagi pelaku usaha coffee shop, internet bukan lagi sekadar fasilitas tambahan. Koneksi jaringan telah menjadi bagian penting dari layanan, terutama untuk pelanggan yang bekerja secara daring, mengakses berbagai layanan digital, maupun bermain game.

Karena itu, gangguan jaringan dalam waktu yang cukup lama berpotensi memberikan tekanan lebih besar terhadap usaha yang mengandalkan aktivitas pelanggan berbasis internet.

Pengusaha Minta Jaringan Segera Dipulihkan

Irvan berharap pihak terkait, termasuk instansi dan penyedia layanan jaringan, segera mengambil langkah untuk mengatasi gangguan internet yang terjadi di Kayong Utara.

Ia menilai pemulihan jaringan penting dilakukan secepatnya agar aktivitas masyarakat dan perekonomian lokal dapat kembali berjalan normal.

“Mohon untuk pihak-pihak terkait bisa memperbaikinya dan menyelesaikan persoalan ini,” tegas Irvan.

Hingga Minggu siang, gangguan sinyal internet masih dirasakan sejumlah warga di Kabupaten Kayong Utara. Sementara itu, belum terdapat informasi resmi mengenai penyebab pasti gangguan maupun estimasi waktu pemulihan jaringan dari pihak penyedia layanan.

Gangguan internet yang berkepanjangan kini tidak hanya menjadi persoalan komunikasi, tetapi juga mulai menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat Kayong Utara. Di tengah tekanan kabut asap karhutla, pelaku usaha berharap koneksi jaringan segera kembali normal agar aktivitas bisnis tidak semakin tertekan.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page