Gunung Anak Krakatau Erupsi, Lava Fountain Memancar dan Gemuruh Terdengar hingga Pasauran

2 Min Read

Tim redaksi

BANTEN, [RadarKalbar]— Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali erupsi sejak Jumat (4/9/2026) malam. Erupsi berlangsung menerus hingga Sabtu (5/9/2026) pagi dan memunculkan fenomena lava fountain atau lava air mancur.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui situs Magma ESDM, erupsi mulai terjadi pada Jumat, 4 September 2026, pukul 23.07 WIB. Laporan pengamatan disusun untuk periode Sabtu pukul 00.00-06.00 WIB.

Pengamat Gunung Api Rioboniek Situmorang melaporkan kondisi Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

“Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau erupsi menerus, berlangsung sejak tanggal 04 September 2026 pukul 23:07 WIB hingga saat laporan ini dibuat,” tulis Rioboniek dalam laporan tersebut.

Erupsi juga disertai lava fountain. Fenomena ini ditandai dengan lontaran lava pijar dari kawah aktif. Dentuman dan suara gemuruh bahkan terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Pasauran, Kabupaten Serang.

“Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai ‘lava fountain’ atau lava air mancur. Terdengar dentuman dan gemuruh dari Pos PGA Pasauran. CCTV pengamatan di lapangan off terkena lontaran,” jelasnya.

Dari sisi kegempaan, PVMBG mencatat satu kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi mencapai 21.600 detik.

Di tengah aktivitas erupsi yang masih berlangsung, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III atau Siaga.

PVMBG meminta masyarakat, wisatawan, pendaki, maupun pengunjung tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Aktivitas juga dilarang dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang dengan arah dominan ke barat laut.

PVMBG menegaskan pembatasan radius tersebut harus dipatuhi selama aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III.

 

Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Exit mobile version