Wabup Amru ; Identifikasi di Sekolah Sangat Penting Untuk Menciptakan Budaya Nyaman & Aman

2 Min Read

Pewarta:Irvan Redaksi: Rizal

Kayong Utara,[radarkalbar] – Membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi anak tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses, komitmen, serta kerja bersama untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan anak di lingkungan pendidikan.

Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui penguatan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (POKJA BSAN) dalam Workshop Penguatan Kapasitas dan Operasionalisasi POKJA BSAN Kabupaten Kayong Utara, 10–11 September 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, mengatakan langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengetahui secara jelas persoalan yang dihadapi sekolah, terutama yang berkaitan dengan bullying, perundungan maupun kekerasan terhadap anak.

“Budaya ini tidak bisa tercipta dengan cepat, namun memang harus dimulai. Kita di Pokja harus mengidentifikasi masalah-masalah seperti bullying, perundungan atau kekerasan,” ujar Sekda, Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, identifikasi persoalan menjadi langkah penting agar upaya menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman tidak berhenti pada pemahaman secara umum, tetapi benar-benar menyasar persoalan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Langkah paling pokok kita harus mengidentifikasi masalah apa yang paling pokok di sekolah guna menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman ini,” tegasnya.

Sekda menekankan, POKJA BSAN tidak boleh hanya menjadi wadah koordinasi atau struktur administratif. Keberadaannya harus mampu menghasilkan langkah nyata, baik dalam mencegah persoalan maupun memastikan setiap permasalahan yang muncul mendapatkan penanganan yang jelas.

“Pokja BSAN ini harus bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, dan menangani masalah-masalah tersebut secara jelas dan tuntas,” ungkapnya.

Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Exit mobile version