Jelang Pelantikan 29 November, KAPMI Kalbar Bangun Sinergi dengan Kejati dan Polda

Administrator
4 Min Read

Redaksi : Rizal

PONTIANAK [RadarKalbar] — Menjelang pelantikan pengurus periode 2026–2031, Badan Pengurus Daerah Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (KAPMI) Kalimantan Barat mulai membangun komunikasi strategis dengan aparat penegak hukum. Audiensi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar dan Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar menjadi langkah awal untuk mendorong iklim usaha yang sehat, aman, dan taat hukum.

Audiensi yang berlangsung pada Senin (12/10/2026) tersebut dipimpin Ketua Terpilih KAPMI Kalbar, Nanang Wahyudi, bersama jajaran pengurus inti. Selain memperkenalkan organisasi, pertemuan itu juga menjadi momentum menyampaikan agenda pelantikan pengurus KAPMI Kalbar periode 2026–2031.

Di Kejati Kalbar, KAPMI menekankan pentingnya edukasi dan pendampingan hukum bagi pengusaha muda, khususnya dalam menghadapi persoalan perizinan, investasi, serta pencegahan tindak pidana korupsi di sektor usaha.

Ketua KAPMI Kalbar, Nanang Wahyudi, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya berorientasi pada penghimpunan pengusaha muda, tetapi juga ingin mendorong terbentuknya ekosistem bisnis yang berintegritas.

“Kehadiran KAPMI di Kalbar bukan hanya untuk menghimpun pengusaha muda, tetapi juga membangun ekosistem wirausaha yang bersih dan patuh hukum. Karena itu, sinergi dengan Kejati sangat penting untuk mendorong pendampingan dan edukasi hukum bagi anggota kami,” ujar Nanang.

Menurutnya, pemahaman hukum menjadi salah satu aspek penting bagi pengusaha muda agar aktivitas bisnis berjalan sesuai ketentuan dan tidak tersandung persoalan hukum akibat ketidaktahuan terhadap regulasi.

KAPMI berharap komunikasi dengan Kejati Kalbar dapat berlanjut dalam bentuk edukasi hukum dan penguatan kesadaran terhadap tata kelola usaha yang transparan serta bertanggung jawab.

KAPMI Dorong Keamanan Investasi dan Stabilitas Kamtibmas

Sementara itu, audiensi dengan Polda Kalbar menyoroti pentingnya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha.

Ketua Harian KAPMI Kalbar, Bakri Rahman, menyampaikan bahwa rasa aman merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi pengusaha untuk menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.

“Kami ingin pengusaha muda Kalbar merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan usahanya. KAPMI juga siap berkolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah, termasuk melalui kegiatan sosial dan pembinaan generasi muda,” ujar Bakri.

Ia menegaskan, dunia usaha membutuhkan lingkungan yang kondusif agar investasi dapat berkembang dan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan tanpa gangguan keamanan.

KAPMI juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Polda Kalbar dalam kegiatan sosial serta upaya pembinaan generasi muda agar terhindar dari aktivitas negatif.

Dalam pertemuan tersebut, KAPMI turut menyampaikan undangan kepada pimpinan Kejati Kalbar dan Kapolda Kalbar untuk menghadiri pelantikan pengurus periode 2026–2031.

Pelantikan Jadi Momentum Konsolidasi Pengusaha Muda

Pelantikan pengurus KAPMI Kalbar direncanakan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah.

Melalui komunikasi dengan institusi penegak hukum, KAPMI berharap dapat membangun hubungan kerja yang konstruktif dalam mendorong kepatuhan hukum, keamanan investasi, serta pemberdayaan pelaku usaha muda di Kalimantan Barat.

Namun, tindak lanjut konkret dari audiensi tersebut akan menjadi bagian penting untuk menunjukkan sejauh mana sinergi yang dibangun dapat diterjemahkan menjadi program nyata bagi anggota dan masyarakat.

KAPMI Kalbar menargetkan organisasi ini tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi mampu mengambil peran dalam pengembangan kewirausahaan, peningkatan literasi hukum, dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.

 

Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page