Bantuan Rp25 Juta dari Norsan Belum Bisa Digunakan, Relawan Dapur Umum Terpaksa Berutang

Administrator
1 Min Read

Pewarta: Irvan / Redaksi : Rizal komarudin

KAYONG UTARA,[Radarkalbar] — Bantuan CSR sebesar Rp25 juta dari Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan untuk dapur umum relawan Karhutla Kayong Utara hingga kini belum dapat dicairkan.

Padahal, bantuan tersebut telah diserahkan langsung pada 21 September 2026 lalu. Kondisi ini membuat operasional dapur umum tersendat dan pengelola terpaksa berutang kepada sejumlah toko lokal untuk memenuhi kebutuhan makan para relawan yang bertugas di lapangan.

Kepala Dapur Relawan Karhutla Kayong Utara, Mia Sari Heryeti, mengatakan seluruh persyaratan administrasi dan proposal yang diminta telah dipenuhi. Namun, hingga Kamis (1/10), dana tersebut belum juga bisa digunakan.

“Belum, Kak. Kami sudah berutang dengan toko. Ini kan menunggu bantuan itu juga. Persyaratannya sudah kami penuhi, termasuk proposal yang diminta. Tidak tahu apa kendalanya,” kata Mia.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi beban bagi pengelola dapur umum yang harus terus menyediakan konsumsi bagi relawan, sementara sumber pembiayaan yang dijanjikan belum dapat digunakan.

Mia berharap pihak terkait segera menjelaskan kendala pencairan dan mempercepat prosesnya.

Bantuan sudah diserahkan, tetapi dapur umum masih harus berutang. Persoalannya kini bukan lagi soal ada atau tidaknya bantuan, melainkan mengapa bantuan yang sudah diumumkan dan diserahkan belum bisa digunakan untuk kebutuhan di lapangan.

TAGGED:
Share This Article
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page